Ini Alasan Persib Jadi Kebanggaan

Persib Bandung

Persib masih menjadi kebanggaan bagi masyarakat Bandung. Tim kesayangannya kini menjadi bintang yang mulai mengkilapkan cahayanya. Setelah sekian lama redup. Prestasinya tak diargukan lagi dalam hal tendangan itu. Ia mencetak para juara seperti Hal itu tidak lepas dari komposisi skuat dan sejarah klub Persib. Persib sebagai salah satu tim besar di Tanah Air sudah banyak menorehkan prestasi di http://liga168.com/ sebagai juara. Baik di kejuaraan resmi (tercatat oleh FIFA), maupun turnamen tidak resmi.

 

Sepanjang sejarah klub yang berdiri sejak 14 Maret 1933 ini, Persib pernah menjadi juara Perserikatan sebanyak lima kali. Setelah kompetisi berubah nama menjadi Liga Indonesia, Persib juga tampil sebagai juara pada 1995 dan 2014 lalu. Di level Asia, Persib pernah mencatatkan prestasi terbaik dengan melaju hingga perempat final Liga Champions Asia. Sementara untuk turnamen tidak resmi, Persib juga sudah mengoleksi belasan piala dengan status juara. Namanya melambung dengan adanya magnetic penyerang, Jonathan Bauman. Ada beberapa pemain dalam laga ini yakni Oh In-Kyun Malistic, dan Ezechical N’Douassel. Kita perlu menengok prestasi yang diarihnya sebagai klub yang bertabur bintang.

Persib Jadi Kebangaan Warga Bandung

 

Pertama, Persib mendapatkan juara Perserikatan sebanyak lima kali. Mulai dari empat tahun berdiirnya tahun 1937, lalu beberapa tahun kemudian mendapatkan kesempatan mengikuti kejuaraan 1961, 1986, 1990 dan 1994. Kemudian disusul dengan kejuaraan Liga Super Indonesia tahun 1995. Dimana, ia mendapatkan juara 1 melawan Petrokimia. Kembali menorehkan juara 1 Liga Indonesia pada tahun 2014.

 

Selain mengikuti Liga Indonesia, Persib menjajal kemampuannya pada berbagai Turnamen Nasional. Diantaranya Siliwangi Cup mendapat juara 4 pada tahun 1981, 1994, 2000. Setelah meningkatkan kapasitas Maung Bandung kembali mengadu kemampuannya dengan mengikuti Turnamen Soeratin Cup. Ia menggondol juara dua di tahun 2003 dan 2006. Pada tahun 1994 Dalam pertandingan final, Persib yang ditulang-punggungi oleh pemain-pemain seperti Sutiono Lamso dan Robby Darwis mengalahkan  PSM Makassar. Gelar juara terus disandangnya pada Tournamen Kang Dada Cup tahun 2008. Persib berhasil menyabet juara 1 dan tahun berikutnya juga mengisi kolom juara 1 tingkat Nasional dalam Tournamen Celebes Cup di tahun 2012.

 

Kalau Sebelumnya sang Maung Bandung ini banyak mengisi tingkat juara pada Event Kejuaraan Persija Cup pada tahun 1991. Berhasil mengalahkan tuan rumah dengan menyandang juara 1. Pada tahun pertengahan berdirinya 1979 menjadi selebritis yang menyandang juara pada Event Jusuf Cup. Setelah vakum beberapa tahun untuk mereparasi berbagai metode yang digunakan untuk meniti juara. Persib kembali pada tahun 1992 turut menjadi deretan juara dalam Tournamen Piala Utama.

 

Perjalanannya yag panjang membuatnya terus berpengalaman dalam kejuaraan. Ia kembali meanmpilkan taringnya pada tahun 2015. Dan menjadi bagian juara bersama klub yang lain dalam Piala Walikota Padang. Tak puas dengan event yang digelar dalam dalam negeri. Ia mengikuti Tournament Internasional yakni Pesta Sukan (Sultan Brunei Cup) pada tahun 1986. Peruntungan dan latihannya yang terus digenjot membawanya pada deretan juara.

 

Prestasi gemilang yang terus diraih oleh Persib membuatnya menjadi sebuah kekuatan. Tak hanya kekuatan tetapi menjadia pijakannya dalam meniti sejarah Sepak Bola Nasional. Prestasinya yang gemilang terus memacu menjadi juara Internasional. Situasi ini tentu saja mengukuhkan eksistensi Persib di Bandung. Hal yang turut membanggakan Indonesia adalah Persib juga merupakan salah satu klub Indonesia yang berhasil mencapai babak perempat final Liga Champion Asia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *